Newest Post

Instalasi linux ubuntu

| Minggu, 11 Oktober 2015
Baca selengkapnya »

INSTALASI UBUNTU


Cara instalasi linux ubuntu

Persiapan:

1. Masukkan CD/DVD master ubuntu 15.04.

2. Pastikan CD/DVD dapat dibaca oleh komputer dengan baik.

3. Restart Komputer.

4. Masuk ke pengaturan BIOS terlebih dahulu. Pilih bada bagian menu BOOT, lalu tempatkan CD/DVD pada posisi booting pertama (paling atas). Kemudian simpan.

5. Biarkan komputer restart otomatis. Dan tunggu proses selanjutnya.


Selanjutnya pilih bahasa yang akan digunakan selama penginstalan nantinya. Disini kami menggunakan bahasa English agar lebih bisa dimengerti. Selanjutnya klik Install Ubuntu.
Pada tahap ini tidak perlu ada yang dirubah, klik Continue saja untuk melanjutkan.
Pada tahap ini akan ada 2 pilihan opsi. Biasanya pilih opsi kedua (Something Else), apabila memilih opsi yang kedua, maka nantinya kita akan membuat partisi pada harddisk secara manual. Klik Continue.
Selanjutnya kita akan membuat sebuah partisi baru pada harddisk. Klik New Partition Table.

Klik Continue.

Kita mempunyai harddisk dengan kapasitas 21GB yang nantinya akan dibagi menjadi 2 partisi. Untuk membuat sebuah partisi klik tanda plus (tambah).

Partisi pertama yaitu kita membuat sebuah partisi dimana data-data akan disimpan, baik data penginstalannya maupun data yang lainnya.

Pertama tentukan ukuran yang akan dibuat pada partisi ini. Selanjutnya pilih Primary, pilih Beginning of this space.

Pada kotak Use as pilih Ext4 journaling file system.
lalu pada kotat Mount point pilih /
Kemudian klik Ok

Selanjutnya kita akan membuat partisi kedua. Klik tanda plus (tambah) terlebih dahulu, lalu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.

Tentukan kapasitas pada partisi ini. Lalu pilih Logical, kemudian pilih Beginning of this space. Pada kotak Use as pilih Swap area. Bagi saya partisi swap area ini merupakan partisi yang penting (wajib). Swap area merupakan sebuah partisi yang nantinya kan menjadi Memory virtual dengan menggunakan harddisk sebagai medianya. Ukuran partisi swap area ini biasanya 2 kali lipat dari ukuran RAM komputer anda. Lalu klik OK.
 

Maka hasilnya akan terlihat seperti pada gambar di bawah. Kita telah selesai membuat 2 buah partisi, yaitu / dan swap area.

Selanjutnya klik Install Now.
 

Klik Continue.

Pilih zona waktu negara anda (Jakarta, Indonesia), lalu klik Continue.

Selanjutnya pilih bahasa inputan keyboard. Kami menggunakan English (US).

Selanjutnya yaitu anda disuruh untuk mengisikan data untuk user secara lengkap. Isikan dengan data yeng benar dan gampang diingat passwornya. Setelah selesai klik Continue.

Proses penginstalan dan penyalinan data sistem operasi dimulai. Tunggu proses ini sampai selesai. Biasanya waktu yang dibutuhkan pada tahap ini sekitar 10-20 menit.



Setelah proses penginstalan selesai, maka akan ada perintah seperti pada tampilan di bawah. Klik Restart Now.

Setelah komputer direstart, keluarkan terlebih dahulu CD/DVD mater ubuntu 15.04 nya. Lalu isikan password sesuai dengan password yang telah anda buat tadi.

Proses penginstalan pun telah selesai. Di bawah ini merupakan Home Page dari OS ubuntu 15.04.

Selesai sudah proses penginstalan sistem operasi linux distro ubuntu. Semoga artikel ini dapat memberikan banyak manfaat buat teman-teman semuanya. Terimakasih telah berkunjung di blog ini.

sumber: http://www.gudangilmukomputer.com/2015/05/cara-instal-ubuntu-1504-lengkap-dengan-gambar.html

Instalasi linux ubuntu

Posted by : Unknown
Date :Minggu, 11 Oktober 2015
With 0komentar

INSTALASI LINUX DEBIAN

|
Baca selengkapnya »

INSTALASI LINUX DEBIAN

Cara instalasi linux debian 7

 

 

PERSIAPAN
Langkah pertama adalah kita unduh instalasi Debian 7 (Wheezy). Saya pribadi lebih memilih menggunakan versi iso standard. Silahkan download, sesuaikan dengan jenis server/pc anda, apakah 64 bit atau 32 bit. Jika server/pc anda support 64 bit, sangat disarankan install versi 64 bit.
Untuk pilihan versi iso lainnya, silahkan anda lihat dan unduh disini.
Setelah selesai mengunduh, silahkan burn ke CD jika anda berencana melakukan instalasi menggunakan CD. Atau buat USB instaler menggunakan Rufus atau aplikasi pembuat USB instaler lainnya, jika anda berencana instal via Flashdisk. Jika anda berencana instal di mesin virtual, anda tidak perlu melakukan apa-apa, skip langsung ke proses instalasi.
INSTALASI
Pertama, atur BIOS agar booting pertama melalui CD atau USB, sesuaikan dengan jenis media instalasi yang anda pilih. Start server/pc, dan akan muncul tampilan seperti dibawah ini:
debian-langkah-1
Pilih “Install” untuk memulai instalasi Linux Debian 7 (Wheezy).
debian-langkah-2
Pilih bahasa yang ingin anda gunakan untuk instalasi Debian 7 ini. Saya memilih English, jika ingin anda bisa memilih Bahasa Indonesia.
debian-langkah-3-pilih-lokasi-other
Selanjutnya pilih negara lokasi kita instal Debian 7, ini untuk memudahkan pengaturan waktu (jam, hari dan tanggal) serta agar pada saat setting repositori, kita bisa memilih lokasi terdekat. Karena kita di Indonesia, otomatis kita akan memilih Indonesia. Karena Indonesia tidak ada di list, kita pilih “Other”, kemudian pilih “Asia”, dan pilih “Indonesia”.
debian-langkah-4-setting-locale
Untuk setting locale, kita pilih “United States”.
debian-langkah-5-keyboard
Untuk pengaturan keymap keyboard, saya pilih “American Keyboard” agar prosesnya lebih cepat saja :D Anda bisa pilih keymap lainnya jika mau.
network-1
Selanjutnya kita memasuki proses pengaturan networking. Jika jaringan anda menggunakan DHCP Server, maka anda bisa skip langsung ke pengaturan hostname dibawah. Jika anda tidak menggunakan DHCP Server, anda wajib menyetting manual alamat IP, netmask, gateway & DNS servernya.
Pilih “Configure network manually” untuk memulai setting networking di mesin Debian 7 ini.
network-2
Pada kolom IP Address, masukkan alamat IP yang akan anda gunakan. Sebagai contoh, disini saya menggunakan alamat IP 192.168.0.102.
network-3
Untuk kolom Netmask, masukkan netmask jaringan anda. Jika tidak tahu atau ragu, silahkan tanyakan ke admin jaringan anda. Disini saya mengguankan netmask 255.255.255.0.
network-4
Isi gateway jaringan anda.
network-5
Kemudian masukkan DNS Server yang ingin anda pakai. Anda bisa menggunakan local DNS server, atau external DNS server seperti Google Public DNS & OpenDNS.
debian-langkah-6-setting-hostname
Hostname bisa dibilang semacam label, yang digunakan untuk menamai server/pc. Masukkan hostname sesuai keinginan anda.
debian-langkah-7-setting-domain-name
Jika mesin Debian 7 ini anda gunakan untuk server online, anda bisa memasukkan nama domain agar bisa diakses. Tetapi jika server berada di intranet (jaringan lokal), anda bisa memasukkan nama sembarang.
debian-langkah-7-password-root
Selanjutnya silahkan masukkan password untuk root (administrator). Gunakan password yang kuat & tidak mudah ditebak. Anda bisa menggunakan kombinasi huruf, angka, huruf besar atau kecil, dan karakter khusus.
debian-langkah-9-ulaingi-password-root
Masukkan ulang password untuk root yang sebelumnya anda masukkan.
debian-langkah-11-setting-nama-pengguna
Selanjutnya adalah membuat user biasa, agar pada saat kita bekerja di mesin ini, tidak selalu login sebagai root (administrator). Root hanya digunakan pada momen-momen tertentu saja, semisal instal software, melakukan konfigurasi, dll. Dengan bekerja sebagai user biasa, mesin Debian 7 kita akan lebih aman dari hal-hal yang tidak diinginkan. Masukkan nama lengkap user yang akan memakai mesin Debian 7 ini.
debian-langkah-10-setting-nama-pengguna-2
Kemudian masukkan username yang diinginkan untuk user baru.
debian-langkah-12-setting-password-pengguna
Dan masukkan password untuk user baru ini.
debian-langkah-13-pilih-zona-waktu
Selanjutnya pilih zona waktu sesuai wilayah anda. Karena saya di Surabaya (WIB/Waktu Indonesia Bagian Barat), maka saya pilih “Western (Sumatera, Jakarta, Java, West and Central Kalimantan)”.
debian-langkah-14-partisi
Langkah selanjutnya adalah membuat partisi pada hardisk. Pada pilihan “Partitioning method”, pilih “Guided – Use entire disk”. Pada pilihan ini disk akan diformat, seluruh isi disk akan dihapus, dan secara otomatis akan dibuatkan partisi.
Anda bisa memilih “Guided – Use entire disk and set up LVM” jika ingin menggunakan Logical Volume Manager (LVM) agar nantinya bisa di resize partisinya. Atau “Guided – Use entire disk and set up encrypted LVM” jika ingin menggunakan partisi LVM yang di enkripsi untuk menambah keamanan data. Atau jika anda pengguna tingkat lanjut, bisa memilih “Manual” agar bisa mengatur partisi sesuai keinginan.
debian-langkah-15-pilih-disk
Pilih disk yang ingin anda gunakan untuk sistem Debian 7.
debian-langkah-16-partisi-disk
Pada pilihan skema partisi, silahkan pilih “All files in one partition”. Jika anda ingin memisahkan folder /home pada partisi tersendiri, silahkan pilih “Separate /home partition”. Atau jika anda ingin menambah keamanan sistem, bisa memisahkan folder /home, /usr, /var dan /tmp pada partisi tersendiri, silahkan pilih “Separate /home, /usr, /var and /tmp partitions”.
Jika anda adalah pengguna baru di sistem Linux, saya sarankan pilih opsi pertama saja.
debian-langkah-17-review-partisi-disk
Review skema partisi yang anda pilih sebelumnya. Jika sudah ok, pilih “Finish partitioning and write changes to disk”. Jika perlu merubah, pilih “Undo changes to partitions” dan pilih kembali skema partisi yang diinginkan.
debian-langkah-18-konfirmasi-partisi
Konfirmasi skema partisi dengan pilih Yes dan enter. Ingat, pada langkah ini tidak bisa dibatalkan.
debian-langkah-19-network-mirror
Selanjutnya kita melakukan konfigurasi package manager agar menggunakan repository server terdekat dengan mesin Debian 7 kita. Semakin dekat, maka semakin cepat proses update, upgrade atau install software. Pilih “Yes” untuk memulai.
debian-langkah-20-network-mirror-country
Karena lokasi mesin Debian 7 saya di Surabaya, maka saya pilih mirror “Indonesia”.
debian-langkah-21-pilih-mirror
Silahkan pilih salah satu mirror server yang ingin anda gunakan.
debian-langkah-22-proxy
Jika mesin Debian 7 anda mengharuskan menggunakan proxy server untuk terkoneksi ke Internet, silahkan masukkan alamat IP proxy server tersebut, port, username & passwordnya. Jika tidak menggunakan proxy server, kosongkan saja, dan pilih “Continue”.
debian-langkah-23-grub
Pada pilihan instalasi GRUB Loader, pilih “Yes”.
debian-langkah-24-finish
Proses instalasi Linux Debian 7 (Wheezy) selesai. Pilih “Continue” untuk merestart mesin Debian 7 ini. Jangan lupa untuk mengeluarkan CD/mencabut USB installer, agar bisa booting via hardisk.
debian-langkah-25-login
Langkah terakhir adalah login ke mesin Debian 7 yang baru anda instal, dan masukan perintah:
apt-get update && apt-get upgrade
Perintah ini untuk mendapatkan update terbaru, baik security maupun software.
NOTE: Secara default, ssh server tidak terinstal. Agar bisa anda remote menggunakan SSH, silahkan instal dahulu ssh server dengan perintah:
apt-get install ssh
Demikian Tutorial Cara Instal Linux Debian 7 (Wheezy), semoga bermanfaat bagi anda. Jika ada pertanyaan, silahkan posting di kolom komentar dibawah ini.

Sumber: https://tuts.web.id/tutorial-cara-instal-linux-debian-7-wheezy/


INSTALASI LINUX DEBIAN

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar
|
Baca selengkapnya »

INSTALASI OPENSUSE 

 

Instalasi opensuse 11.4


How to Install OpenSUSE 11.4 | Tutorial Instalasi OpenSUSE 11.4
Yang perlu dipesiapkan sebelum menginstal OpenSUSE 11.4 adalah:
  1. Sediakan DVD Installer OpenSUSE 11.4
  2. PC atau Laptop, Saya sarankan untuk RAM berkapasitas 1 GB untuk kebutuhan sistem yang optimal. Di sini saya menginstal OpenSUSE 11.4 dengan size harddisk sebesar 7,5 GB.
Langkah demi langkah menginstalasi OpenSUSE 11.4 - Step by step to install OpenSUSE 11.4:
Nyalakan PC kemudian masukkan DVD OpenSUSE 11.4 ke dalam DVD Rom, pastikan first boot pada BIOS diarahkan ke DVD Rom. Tampilan awal saat booting melalui DVD OpenSUSE 11.4 seperti di bawah ini:


Pilih Installation kemudian tekan tombol ENTER pada keyboard.


Sistem akan membaca DVD dari OpenSUSE 11.4



Akan mucul tampilan Welcome dan License Agreement, pilih bahasa yang akan digunakan (default English (US)) dan pilih Layout Keyboard yang akan digunakan (default English (US)). Klik tombol Next untuk melanjutkan.



Pada Installation Mode, pilih New Installation ketika Anda baru pertama kali menginstal OpenSUSE 11.4. Kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan.


Akan muncul tampilan Clock and Time Zone, pilih dan sesuaikan dengan lokasi dimana Anda berada, kemudian klik tombol Next untuk melanjutkan.


Pilih Desktop yang akan digunakan, pada instalasi ini Saya menggunakan desktop KDE. Klik tombol Next untuk melanjutkan.


Pada tampilan berikutnya klik tombol Create Partition Setup untuk membuat partisi.


Pilih Custom Partitioning (for expert), kemudian klik tombol Next


Secara default, sistem akan membuat partisi yang telah disarankan yaitu telah dibuat partisi / (baca: root) swap dan /home. Klik tombol Accept.


Klik tombol Next untuk melanjutkan.


Pada tampilan Create New User, masukkan Nama User dan Password yang akan digunakan untuk OpenSUSE 11.4. Klik tombol Next untuk melanjutkan.


maka akan ditampilkan Setup yang telah kita setting untuk melakukan Instalasi OpenSUSE 11.4 


Klik tombol Install untuk segera melakukan instalasi OpenSUSE 11.4


Kemudian Anda akan dikonfirmasi, kalau Anda yakin akan menginstal, klik tombol Install.


Tampilan pada saat proses instalasi.



Jika sudah selesai, sistem secara otomatis akan merestart komputer, di bawah ini adalah tampilan saat proses booting pada OpenSUSE 11.4



Tampilan berikutnya, sistem akan melakukan konfigurasi secara otomatis pada komputer kita.


Klik Tombol Close untuk memulai OpenSUSE 11.4


Tampilan Desktop KDE OpenSUSE 11.4 setelah diinstal.



Sumber:http://linux-installation.blogspot.co.id/2011/04/instalasi-opensuse-114.html

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲
animasi blog
animasi blog
Animasi Blog
animasi bergerak gif
My Widget
animasi bergerak gif
My Widget